Laporan tersebut juga mencatat ada 12 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan total kapasitas 4,5 gigawatt (GW) yang layak menjadi sasaran pensiun dini dalam kurun waktu 2022 sampai
Proses PLTU dimulai dengan pembakaran bahan bakar di dalam boiler dan uap air yang dihasilkan kemudian dialirkan ke turbin uap untuk menggerakkan generator listrik. Setelah energi listrik dihasilkan, langkah selanjutnya adalah mengirimkannya ke seluruh area yang membutuhkan melalui sistem transmisi listrik.
Cara Kerja PLTU. Pembangkit Listrik Tenaga Uap bisa menggunakan berbagai macam bahan bakar. Umumnya PLTU menggunakan batu bara, minyak bakar serta MFO untuk start up awal. Proses konversi atau cara kerja PLTU terdiri dari 3 tahapan sebagai berikut: Bahan bakar yang mengandung energi kimia akan diubah menjadi energi panas. PLTU adalah jenis pembangkit listrik yang memanfaatkan uap panas sebagai sumber energi kinetik pemutar turbin untuk menghasilkan tenaga listrik. PLTU bekerja dengan menggunakan bahan bakar batu bara/ minyak untuk memanaskan air dan menghasilkan uap panas melalui boiler. Gambar 1. Komponen-komponen Pembangkit Listrik Tenaga Uap . Sistem kerja PLTU menggunakan bahan bakar minyak HSD (solar) dan gas alam. Kelebihan dari PLTU adalah daya yang dihasilkan sangat besar. Konsumsi energi pada peralatan PLTU bersumber dari putaran turbin uap.1. Menaikkan tekanan. Pumping system. Ini adalah fase menaikkan tekanan (1 - 2 di grafik Rankine cycle) air, atau lebih tepatnya boiler feed water keluaran kondensor dan make-up water (air tambahan) dipompakan untuk menaikkan tekanannya.
Berikut ini cara kerja pltu: 1. Instalasi Penanganan Batubara dan Abu. Batubara diangkut ke melalui jalan darat dan disimpan di instalasi penyimpanan batubara. Setelah itu, batubara dikirim ke pabrik penanganan batubara untuk dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil, sehingga mempercepat pembakaran. 2. Generator Uap. Cara kerja PLTU secara umum adalah sebagai berikut: Bahan bakar (batu bara atau minyak bumi) dibakar di dalam boiler untuk menghasilkan panas. Panas yang dihasilkan akan menguapkan air menjadi uap yang akan masuk ke turbin. Uap akan menggerakkan turbin untuk berputar. Turbin akan menggerakkan poros utama yang terhubung ke generator listrik. .